Wednesday, March 18, 2009

Ramah dan Krama

….(dua mata bertemu)…


…(dua hari kemudian, dua mata bertemu dan terputus dan bertemu lagi setelah melalui pilar besar)…


…(dua hari kemudian, dua mata bertemu lagi dan terputus dan bertemu lagi dan terputus lagi dan bertemu lagi, hingga pintu lift tertutup)…


…(dua mata tidak bertemu dalam seminggu, tubuh pun tidak hadir)…


…(dua mata bertemu lagi, senyum simpul terkulum)…


…(dua hari kemudian, dua mata bertemu, senyum simpul terkulum, tubuh hanya berlalu begitu saja)…


…(keesokan harinya, dua mata bertemu, senyum simpul terkulum, tubuh hanya berlalu begitu saja)…


…(akhir minggu tidak terlihat, tubuh juga tidak hadir)…


…(di awal minggu, dua mata bertemu, dan senyum simpul terkulum, kepala mengangguk)…


…(setiap hari dalam minggu, dua mata bertemu, senyum simpul terkulum, kepala mengangguk)…


…(akhir minggu tubuh tidak hadir)…


…(hari kedua dalam minggu, dua mata bertemu, senyum simpul terkulum, kepala mengangguk)… "Sudah selesai?"

"Sudah"


"Sudah selesai?"

"Sudah"


"Setiap hari?"

"Iya"


"Sudah selesai?"

"Iya…"

"Boleh tahu nama lu?"

"Nelson. Kalau lu?"

"Carl."


(akhir minggu tubuh tidak hadir)


…(hari pertama minggu, dua mata bertemu, senyum simpul terkulum)… "Hi!"

"Udah selesai lu?"

"Udah. Lu baru mulai?"

"Iya. Gw emang mulai jam segini."

"Boleh minta nomer handphone lu ga?"

"Oh iya…"

"Bentar gw ambil handphone gw."

"Berapa nomer lu? Gw miscall aja."

"Ok, ini nomer lu?"

"Yup."

"Ok, selamat latihan. Gw harus buru-buru ke kantor."


(jam makan siang di hari yang sama, pesan bergetar)

"Gak istirahat makan siang?"

"Gw makan di kantor. Lu?"

"Gw juga makan di kantor, tadi titip OB beliin."

"Lu selalu pagi banget ya?"

"Iya, gw masuk pagi masalahnya. Jam 8 udah masuk."

"Pantesan. Selalu di sana?"

"Iya. Deket kantor masalahnya. Jadi langsung masuk kantor. Kalo lu?"

"Gw tinggal deket sana. Kantor gw juga deket sana. Jadi semua dalam perjalanan 5 menit. Lu umur berapa sih?"

"Gw umur 28 tahun. Kalo lu?"

"Hahaha. Gw jauh di atas lu. Jadi lu shio monyet ya? Gw punya banyak temen shio monyet tuh. Lu kerjanya apa?"

"Oh, gw kerja di bidang keuangan. Kalo elu?"

"Maksud lu akuntan? Gw sih arsitek dan kerja di bidang seni."

"Oh… ternyata arsitek. Lu umur berapa? Pertanyaan yang tadi belum dijawab."

"Tebak!"

"33 tahun?"

"Hahaha… Tx for the compliment. You make me so young. Gw shio kuda"

"Yes, you look 33…. Are you 42?"

"43. Just recently. Jauh kan?"

"Jujur ya. Gw nyangka paling tua lu umur 35 tahun."

"Umur 35 tahun? Thank you. I'm flattered. Lu tinggal di mana?"

"Gw tinggal di daerah Benhil. Jadi deket kan makanya kalau pagi-pagi. Lu?"

"Gw rumahnya di Kebayoran. Makanya gw kalo pagi-pagi gak pernah bawa barang, pulang dulu ke rumah. Trus berangkat lagi ke kantor."

"Are you married"

"Yes. Masalah?"

…(dunia seperti runtuh)…

Diceritakan kembali dari tulisan-tulisan kecil yang diperlihatkan oleh seseorang.

19 comments:

Brokoli sehat said...

DArliiiing!! kangen nih guweeeeeeeeeeee

BoewatChat said...

Hahahaha.. Jatuh cinta ke married man.. He's so perfect, looks so gay, but why? Why we met too late? Should I keep closer to him? Gw banget tuh :p
Akhirnya yaa tetep aja mempertahankan kontak. Bisa dekat sama keluarganya, tahu istri & anak2nya.. Gairah itu makin kuat, tapi makin gak bisa trsalurkan, krn I know if I push more, many will be hurt..
Dan akhirnya cm bisa nyamperin kalo dia lagi dinas luar, mampir ke hotel-nya, ngumbar kangen dgn peluk2 dan cipika-cipiki. Makan bareng. Bareng nemenin nyari oleh2 buat anak2nya. Trus tiduran brdua, sambil meluk dia tentu saja :) Ketika hampir ketiduran, lgsg permisi, "mas, udah ngantuk, pulang dulu yaa.." dan jawabannya selalu, "iya dehh, hati2 di jalan yaa..". Ngarep dia bilang, "tidur disini aja..", gak pernah kesampean :)
Akhirnya, kalo gairah itu udah naik, yaa dateng ke tempat "kumpul", say hi disana, biasanya dapet.. Trus goodbye dehh :)
Ahh, kehidupan..

daysandminds said...

oom... mau dong diceritain cerita yang itu... ntar gw ceritain ulang dalam bentuk fiksi yang digabung ama beberapa cerita yang udah gw pernah denger...

Karna menurut gw... emang sih akhirnya if you are gay... and you get married, biasanya bakalan balik-balik juga... correct me if I am wrong...

ceritayuda said...

Jatuh cinta sama merit men? melelahkan. Cuman itu yang gue rasain. Lelah dalam artian lelah menata hati dan perasaan. Banyak mengorbankan hati saat jalan bareng tapi dia ngobrol mesra sama istrinya, manja-manja sama anaknya. Nganter kita belanja, tapi tiba-tiba dia masuk toko mainan karena teringat membelikan mainan buat anaknya. Capeeeeeeeeeeeee. Tapi itu konsekunsi yang harus kita tanggung, dan kita nggak boleh complain karena kita tahu status dia sejak awal.

Day honey, jalani apa yang menurut lu paling bener. Apapun itu gue akan selalu mendukung lu! Watch your step darl!

Lucky said...

Si Om curhat lagi....Merried man??? Gw belom pernah, tp klo BI yang ampir merried pernah. Foto ce nya selalu dibalik klo kita mo ML. Trus akhir minggu selalu giliran, klo ce nya siang, gw malam. Klo gw siang, ce nya malam. Capeeek deh

BoewatChat said...

Day nulis cerpen? Waduh.. Bakat trpendam lainnya ya boss :p
Btw. The easiest way to get a "story" is to guide with questions :)

daysandminds said...

Yuda, cape ato ga? tergantung hatinya kali... tapi kemungkinan untuk jadi cape suatu hari besar banget

Wuih, si Lucky hebat ya... pengalamannya selangit

Oom, masih mencoba kali... belum juga tau itu bakat ato apa... Kalo easiest way to get a story is by questioning, now... I'd like to ask you some question:
1. Rasanya apa waktu itu?
2. Umur berapa?
3. Beda berapa tahun?
4. Akhirnya bagaimana?
5. Mulainya gimana?
6. Berapa lama?
7. Apa yang membuatmu bertahan?
8. Pernah disamperin istri/anaknya/istri dan anak2nya gak?
9. Sering denger cerita tentang istri anaknya? Rasanya bagaimana?
10. Dia cinta gak sama istrinya?

Hehehehehe... banyak aja...

BoewatChat said...

OK dehh, gw niy lagi ada dateline, cuma maksain nulis deh.. Buat Day :p
1. Rasa.
Gw siyy cinta banget.. Ada closeness feeling yg brbeda, yg begitu akrab, yg dengan dia siyy gampang aja utk trbuka. Dia juga begitu ke gw, bahkan utk masalah kerjaan dia yg mestinya confidential. As for the next question, apakah dia mencintai gw spt gw mencintai dia? Tentu saja gw nggak tahu, krn nggak nanya :p. Tp dari keseluruhan sikap, perhatian yg diberikan, body language, peluk2an di kamar, yg gw lakuin dan dia bisa "nerima" itu dengan "wajar", nggak pernah questioning, so I think he felt the same. At least, he enjoys my companion :)
2&3. Umur & Delta
Waktu itu gw 26, dia 35. Problems? :)
Ketahuan jg kalo gw suka yg mature :p
4. Akhir
Nggak ada akhirnya bokk, masih keep contact, sms-an rutin jam 1 malem pas weekend, curhat.. Cuma "kunjungan" lebih jarang. Gw makin sibuk & dia apalagi :)
5. Awal
Ketemunya di acara technical exchange. Betul2 jatuh hati pada pandangan pertama. Ngelihat pertama lgsg feel, "he must be gay". So, I made the first approach. It turns out he's married :). My gaydar terkelabui oleh handsome-ness :). Nggak berarti aku jatuh cinta ke semua orang ganteng lohh... Kan spt kubilang, chemistry tuh must be initiated by commonalities :)
6. How long
Calculate it :)
7. Pernah disamperin spouse?
Nope. Gw kan friend of the family :) nggak pernah having sex jg dgn dia, cuma mesra2an aja whenever he's far from his wife. Btw. Peluk2an di kamar tuh trmasuk mesra2an gak siyy? Atau semua cow juga begitu ke temannya? :p
8. Curhat ttg istri?
Dia gak pernah curhat ttg istrinya. Tp anak2nya, family member yg lain, terutama siyy kerjaan and his dreams.
9. Cinta sama istri?
I think so.. Walopun dia cerita ketemunya sama yg ini berkat dijodohin. Cantik kok istrinya, putih, rambutnya ikal. He is nggak pernah pacaran, soalnya sibuk bekerja :). Dulu waktu kuliah katanya punya pacar cew, tp ditinggalin, krn he is so poor, and cew nya need something else. Dia telat kawin, baru di usia 33.

daysandminds said...

Wah thanks berat oom Boewat. Proyeknya sedang berjalan. Gw coba dulu ya...

Mbak Pop, kapan ya jadinya kita bisa ketemu?

montirmanusia said...

iya, pasti balik2 lagi.

iya, dia pasti cinta keluarga, anak2, dan isterinya.

iya, mungkin dia juga bisa cinta lu, tapi banyak halangan


kesimpulan? bisa nyimpulin sendiri atau harus gw bantu? (taulah, kadang fungsi luhur lu dibutakan oleh cinta)

BoewatChat said...

@montir: Sometimes, the most desirable relationship is the one you can't have... :)
I don't see it pathetic coz what I feel is just happy.. Similar to Jennifer Aniston on that movie (The Object of My Affection), nothing more comforting than be with Paul Rudd.. The "companionship" is much more valuable than "ownership".. Agree :)

montirmanusia said...

did I say pathetic?

I know that it will be wonderful to let your love flourish... been there

Just be careful, you might loose your "companionship" someday. But hey, that's love. You have to be prepare for anything.

good luck bro

BoewatChat said...

I'm already feel lucky by the companionship :)
Already tried to find what everybody said "someone who you love and he loves you" thingies, and the result when you forced it is just mess.. Bugging partner, suicidal, materialistic boyfriend... ighhh :p
Separating sexual need vs companionship is still the best option for me... And maybe for most of us :)

daysandminds said...

hmmm... gw sendiri emang gak tau seberapa jauh gw bisa hanya menginginkan companionship itu. Karna suatu saat ketika semua sudah lebih lanjut (termasuk usia) gw takutnya akhirnya akan disendirikan juga.

Emang sih, montir, love needs sacrifice, dan akhirnya kita yang memilih sendiri cinta itu seperti apa. Kalau kata orang tua... segala sesuatu ada konsekuensinya. Tinggal yang mana yang siap untuk dihadapi...

BoewatChat said...

good point Day... and my question always, define "sendiri". Kemudian, apakah being left alone pasti berarti lonelines?
I hv experienced losing my soul mate.. I grieved a while, but then that empty feeling - losing part of my breath, slowly faded by time. In fact, my "love" had transformed into something else, from partly lust to purely affection. Seeing how happy he is with his family doesn't give that funny-mixed-jealous-anger feeling anymore, I'm also indeed happy.
Most of it, maybe because I also found another man to be loved to, another married man ;), and I never had lack of attentions from "fans".
It sounds difficult to be understood coz you have to experience it yourself in order to get the sense "ohh gini tohh rasanya".

all in all, don't force yourself to look for a partner, just like other fellow blogger :p it'll come to you with time (hopefully - surely). tak kan lari gunung dikejar :)

daysandminds said...

kalo define sendiri mungkin bisa baca deh tulisan gw beberapa waktu lalu tentang saat tua... dan sampe hari ini gw masih bercita-cita...

emang sih... akhirnya belakangan gw lebih santai dengan diri gw sendiri...

Gildo said...

Oh Indonesia, betul2 "There is no pleace like(home) Indonesia.
Salam kenal.

daysandminds said...

Salam kenal juga Gildo... datang kembali ya...

secangkir kopi said...

asyik juga baca tulisan en sharinng pengalamannya..