Yang artinya....
Gw kalo ngomong sering sekali dengan nada yang setengah menyentak (kan gw dari Indonesia Timur.... pembelaan ceritanya), atau gampang sekali memberikan respon kemarahan....
Tapi di antara kemarahan itu, mereka sendiri menyatakan beberapa hal:
- Gw lagi pusing dengan kondisi hubby yang sakit.... -tindakan dimaklumi-
- Gw juga lagi overload dengan kerjaan di kantor.... -tindakan sekali lagi dimaklumi-
- Gw harus mengatasi banyak hal dalam hubungannya dengan bisnis.... -tindakan terus dimaklumi-
- Gw kurang bersenang-senang.... -tindakan masih dimaklumi-
Semua hal dimaklumi oleh teman-teman gw. Ugh... they are very understanding. Untuk banyak hal mereka selalu memberikan pengertian yang luar biasa besar.
Sangat memalukan sementara saya sendiri jarang memaklumi sikap dan tingkah laku orang lain...
- Mobil orang ngegunting jalur saya aja... langsung omongannya koprolll....
- Dimintain jalan pake dim dari belakang... kepalanya rasanya emosi
- Orang terlambat dikit merespon kegagalan dalam bisnis... berhari-hari sudah kepalanya mendidih...
Mungkin saya perlu banyak meminta maaf dan introspeksi diri.... Lihat ke dalam diri sebentar...
Mohon maaf ya temans... Maafkan lahir dan batin.... sekalian mengucapkan "Selamat Idul Fitri" bagi semua yang merayakan
